Investasi Properti Online; Pengertian, Cara dan Tips

Investasi Properti Online

Dewasa ini, keberadaan bisnis investasi properti online semakin mengalami perkembangan pesat. Langkah tersebut dinilai lebih praktis, dapat meningkatkan taraf ekonomi dan juga tabungan di masa depan. Sehingga, tidak heran jika kegiatan semacam itu semakin marak serta banyak digeluti sebagian kalangan.

Apa yang Dimaksud Investasi Properti Online?

Investasi properti secara online merupakan sebuah terobosan baru dalam meningkatkan pendapatan aset melalui penanaman modal yang dimiliki (seperti, bangunan, kelengkapan rumah, tanah dan semacamnya) dengan melibatkan sistem pada jaringan internet.

Trobosan semacam ini dinilai lebih efektif serta efisien, karena customer maupun yang mempunyai aset tidak perlu melakukan pemasaran secara langsung atau terjun ke lapangan, dimana hal tersebut dinilai lebih membutuhkan tenaga ekstra.

Investasi tersebut juga lebih aman dan hanya memerlukan sedikit biaya dalam proses marketingnya. Itulah mengapa semua layanan secara offline peminatnya semakin berkurang dan bahkan mulai ditinggalkan.

Cara Melakukan Investasi Properti Bersistem Online

Cara Investasi Properti Online

Sebagai pijakan pembelajaran jika ingin menerapkan sistem investasi properti demi kelancaran sebuah usaha dan meraup keuntungan tertentu, ada beberapa cara yang harus dilakukan agar semuanya berjalan dengan lancar dan mendapat keuntungan lebih. Seperti:

1. Mencari Perusahaan Rekanan Investasi Properti

Dengan membentuk beberapa rekanan dalam bisnis, Anda akan mendapatkan sebuah kemudahan saat melakukan investasi properti online. Untuk menyukseskannya, ada beberapa tahapan yang harus dijalankan. Yaitu:

  • Silakan bergabung dengan kelompok bursa investasi atau saham Di sana, akan ada banyak perusahaan yang menawarkan investasi pada bidang properti ini.
  • Berkenalanlah dulu dengan perusahaan-perusahaan itu melalui pertanyaan untuk menggali informasi sebanyak mungkin yang bisa didapatkan secara online.
  • Jika Anda telah menemukan perusahaan yang dirasa cocok, maka telusurilah lebih jauh tentang seluk beluknya supaya tidak ada kerugian
  • Terakhir, segeralah utarakan niat pada mereka dan selanjutnya lakukan perekrutan kemudian jalankan bisnis tersebut dengan kerja sama tim.

2. Berkonsultasi Terkait Investasi yang Ditawarkan Perusahaan

Ketika Anda telah menemukan perusahaan sebagai tujuan untuk berinvestasi, alangkah lebih baik jika melakukan konsultasi terlebih dahulu terkait apa saja kebutuhan perlengkapan, modal minimal, wujud investasi serta hal-hal lain di dalamnya.

Konsultasi ini berguna agar Anda dan juga pihak perusahaan rekanan merasa puas antara satu sama lain. Sehingga tidak akan terjadi hal yang memberatkan di salah satu pihak dan membuat bisnis pengembangan dana lebih efektif lagi.

Jika dirasa masih bingung terkait konsultasi, berikut ada beberapa poin penting yang bisa dijadikan acuan guna memahami perusahaan tersebut:

  • Pertama, jangan langsung menyetujui segala permintaan perusahaan terlebih dahulu sebelum semuanya jelas, terutama dalam pembagian keuntungan.
  • Utarakan dulu jika Anda ingin memiliki masukan dan gagasan.
  • Jika Perusahaan menyetujui keiginan itu, maka tanyakan hal apa saja yang ingin Anda ketahui secara mendetail. Misalnya tentang syarat, modal, alur investasi dan cara pembagian
  • Pertimbangkanlah hasil tersebut kemudian ambil keputusan

3. Melakukan Perjanjian Kontrak Investasi

Setelah ke dua langkah di atas terpenuhi, selanjutnya yang harus dilakukan yaitu membuat surat perjanjian kontrak resmi bermaterai. Walaupun bersifat online, dalam hal ini kesepakatan harus ditandatangai pihak terkait secara manual.

Dalam isi surat tersebut, tertuang secara jelas dan mendetail tentang poin apa saja yang sudah menjadi kesepakatan kedua belah pihak. Jangan lupa, hadirkan beberapa saksi ahli untuk menambah kekuatan dokumennya.

Lantas, bagaimana cara penandatanganan kesepakatan jika dilakukan secara online?

  • Langkah awal, pihak perusahaan harus membuat surat perjanjian tersebut.
  • Selanjutnya, berikan surat itu pada investor dalam bentuk file untuk diteliti dan sebagai pengetahuan
  • Ketika semua sudah benar, maka pihak perusahaan bisa mencetak surat itu dan menandatanganinya bersama saksi
  • Namun, jika masih ada kesalahan isi surat, silakan diperbaiki kembali.
  • Setelah perusahaan dan saksi melakukan penandatanganan, mereka wajib melakukan scan dan mengirimkanya pada investor.
  • Berikutnya, investor harus mencetak surat itu untuk ditandatangani.
  • Setelah semua tandatangan lengkap, maka scan kembali surat itu dan simpan salinannya sebagai bukti telah melakukan kesepakatan investasi.
  • Untuk lebih amannya, file hasil kesepakatan harus diunggah ke dalam media online agar bisa menjadi bukti jika suatu saat dokumen asli hilang.

4. Membuat Semua Berkas yang Diperlukan

Selain surat perjanjian kontrak, masih ada beberapa berkas yang harus dipenuhi oleh pihak perusahaan dan investor dalam rangka mencapai tujuan bersama. Apa saja hal tersebut? Berikut penjelasannya:

  • Berkas Rencana Investasi.
  • Membuat akta pendirian badan usaha oleh investor.
  • Mendaftarkan diri Kemeterian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk memperoleh surat pengesahan investasi.
  • Calon investor harus melampirkan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).
  • Membuat atau aktivasi akun OSS dengan cara datang ke layanan perizinan mandiri, berbantuan atau prioritas.
  • Memproses pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB).
  • Mencari Surat Izin Usaha dan Komersial.
  • Struktur Perusahaan dan Pelaku Proses Investasi.
  • Mendaftarkan diri ke KEK (Kawasan Ekonomi Asia).

5. Membayarkan Nominal Uang yang Diinvestasikan

Cara Melakukan Investasi Properti Bersistem Online

Semua berkas dan perjanjian investasi telah terpenuhi, kini saatnya Anda (sebagai investor) membayarkan dana yang akan dikembangkan. Langkah ini dilakukan melalui transfer bank atau aplikasi e-wallet dalam smartphone sesuai dengan nominal yang telah disepakati.

Bagaimana prosedur pembayaranya?

  • Silakan minta rekening perusahaan yang akan diberikan dana investasi.
  • Transferlah uang sebanyak nominal persetujuan.
  • Mintalah bukti transfer dan selanjutnya beritahukan pada pihak perusahaan rekanan.
  • Gandakan atau scan bukti tranfer tersebut untuk antisipasi kehilangan.
  • Beritahukan pada pihak saksi tentang pengiriman uang tersebut.
  • Kalau perlu buatlah surat pengiriman dan penerimaan uang yang ditandantangai oleh pihak perusahaan dan investor sendiri secara hukum sah menggunakan materai.
  • Simpanlah semua bukti transaksi uang secara aman.

6. Saling Mengawasi Jalanya Investasi

Saat proses investasi berlangsung, Anda selaku investor harus mengawasi jalanya transaksi tersebut, jangan sampai terdapat kecurangan sedikit pun yang bisa menyebabkan kerugian dan bisnis pengembangan dana di salah satu pihak.

Ajaklah pihak perusahaan rekanan untuk saling melakukan pengawasan, supaya kedua belah pihak bisa berjalan berdampingan serta kompak mengawal jalanya proses pengembangan uang melalui bidang properti itu secara transparan.

Kalau perlu, buatlah aplikasi online dalam smartphone, dimana terdapat data-data prospek investasi properti yang hanya bisa diakses oleh pihak perusahaan dan investor saja. Sehingga, keamanannya lebih terjaga dan tidak memungkinkan dibobol seorang hacking.

7. Menerima Keuntungan dari Investasi yang Dilakukan Secara Online

Ketika perjanjian penerimaan keuntungan dari investasi telah tiba, maka segera tagihlah pada pihak perusahaan untuk mengirimkan laba tersebut kepada Anda dengan jumlah nominal tepat sesuai perjanjian awal. Bisa melalui transfer bank atau metode lainnya.

Jika terdapat kekeliruan, Anda bisa melakukan komplain pada pihak perusahaan dengan melampirkan bukti dokumen resmi yang telah dimiliki sebelumnya. Dengan begitu, dana keuntungan dapat diberikan sepenuhnya tanpa potongan sepeser pun.

Jika melakukan hal semacam itu, tidak akan ada lagi penipuan atau sebuah alibi untuk mengurangi dana keuntungan investor. Namun, Anda juga harus terima jika perusahaan merugi ataupun tidak mendapat laba maksimal.

Tips Menjalankan Investasi Properti Online dengan Baik

Tips Menjalankan Investasi Properti Online

Ada beberapa tips yang akan memudahkan Anda dalam melakukan investasi properti online. Kiat-kiat tersebut bertujuan supaya bisnis berjalan lancar dan tidak terjadi praktik penipuan. Berikut beberapa di antaranya:

1. Pelajari Cara Berinvestasi Online Terlebih Dahulu

Mempelajari semua tata cara berinvestasi properti online merupakan poin penting untuk dilakukan oleh para investor agar mendapat keuntungan investasi. Dengan melakukannya Anda akan memiliki wawasan lebih dan pengalaman semakin terasah.

Setelah mengetahui sistem menjalankan investasi secara online, Anda bisa terhindar dan tidak mudah untuk dibohongi oleh pihak perusahaan rekanan yang mempunyai niatan kurang baik, terutama untuk pemula bisnis.

2. Pastikan Jika Lembaga Pengembang Investasi Mumpunyai Legalitas Resmi

Perusahaan properti penerima dana investasi Anda harus mempunyai izin resmi serta legalitas nyata, untuk membuktikan keseriusanya serta seberapa terpercaya pihak penerima dana tersebut dalam menjalankan sebuah bisnis online ini.

Dalam hal ini, seorang calon investor bisa bertanya secara langsung dan meminta bukti surat legalitas pada pihak perusahaan. Jika pihak terkait tidak mau memberikan bukti, sebisa mungkin jauhi untuk menjalin kerja sama dengannya.

3. Bertanyalah Terlebih Dahulu Tentang Keuntungan yang Didapatkan

Sebelum melakukan kesepakatan dengan pihak perusahaan properti, maka bertanyalah lebih dahulu tentang keuntungan yang akan Anda dapatkan. Dengan begitu kedua belah pihak tidak saling merugi bahkan menjatuhkan.

Langkah ini cukup penting dilakukan untuk menghindari adanya pemberian keuntungan semena-mena dari perusahaan kepada investornya. Di samping itu, juga bisa meminimalisir adanya penipuan seperti yang telah marak terdengar dalam layanan online.

4. Pahamilah Produk Properti dan Alur Investasi

Anda juga harus memahami terlebih dahulu tentang jenis produk properti yang akan ditawarkan dalam menjalankan investasi. Dengan begitu, akan ada pikiran yang sinkron ketika melakukan diskusi dengan pihak perusahaan rekanan terkait.

Bagaimana alur investasi tersebut berjalan juga harus Anda tanyakan dan pahami dengan jelas. Jangan sampai ada satupun proses yang terlewat, karena itu bisa menjadi celah terbentuknya kecurangan maupun kerugian dana perusahaan.

5. Mencari Tahu Struktur Organisasi Perusahaan Properti

Perusahaan properti yang terpercaya dan bisa diandalkan pasti memiliki struktur organisasi kepengurusan dengan jelas. Selanjutnya, mereka akan memberitahukannya secara terbuka pada customer ataupun calon investor baru.

Kegunaan dari mengetahui struktur kepengursan ini yaitu, jika suatu hari nanti teradapat kekeliruan atau kejadian yang sifatnya menipu, maka Anda bisa menelusuri secara langsung kepada manager terkait permasalahan tersebut.

6. Jangan Mudah Tertarik dengan Keuntungan Besar

Tipsa Investasi Properti Online

Apakah Anda langsung percaya begitu saja ketika perusahaan rekanan memberikan keuntungan yang sangat besar? Bahkan hingga jumlahnya tidak wajar pada investasi properti online? Jika iya, maka mindset tersebut haruslah dihapuskan karena terdapat sesuatu ganjil di sana.

Kebanyakan perusahaan yang memberikan keuntungan cukup besar memiliki indikasi penipuan, terkadang hal semacam itu hanyalah sebagai strategi marketing saja. Meraka melakukannya agar investor tertarik dan selanjutnya menyerahkan dana investasi dalam jumlah yang berlipat ganda.

7. Pastikan Bahwa Pihak Investasi Memiliki Alamat Kantor Jelas

Walaupun dilakukan online, namun keberadaan alamat kantor harus dipastikan. Jika terjadi ketidak jelasan, bisa jadi perusahaan rekanan tersebut merupakan pihak penipu dan hanya mengada-ada saja. Kabanyakan oknum seperti ini hanya mengincar keuntungan semata.

Sebelum memastikan kesepakatan dalam melakukan investasi pada perusahaan terkait, lebih baik selidiki terlebih dahulu dengan cara mencari informasi dan kunjungi kantor terdekat di dengan lokasi Anda. Apalagi jika investasi yang akan dilakukan memiliki nominal besar.

8. Mintalah Surat Bukti Bermaterai untuk Setiap Transaksi

Ketika Anda melakukan transaksi, baik itu untuk pengiriman dana investasi atau pun keperluan lain, maka mintalah buktinya dengan melakukan penandatangan bermaterai antara kedua belah pihak investor serta perusahaan.

Tips ini merupakan langkah antisipasi penyiapan bukti-bukti kuat, apabila ternyata di kemudian hari terdapat penipuan atau pemalsuan data oleh pihak perusahaan. Sehingga Anda bisa melaporkan kasus tersebut pada pihak berwajib.

9. Buatlah Perjanjian Sebelum Dilaksanakan Investasi

Surat perjanjian resmi tentang semua kesepakatan dalam sistem investasi harus dibentuk dan disetujui pihak perusahaan maupun investor sendiri, agar kedua belah pihak tidak terjadi kesalahpahaman berkelanjutan.

Seperti yang sudah dijelaskan di poin pembuka, dalam surat tersebut harus ada materai dan juga tanda tangan beberapa saksi serta pihak investor dari perusahaan. Dengan langkah ini, diharapkan keduanya dapat memakai landasan itu ketika proses investasi berlangsung.

10. Pastikan Bahwa Pihak Perusahaan Investasi Menyediakan Asuransi

Tips Menjalankan Investasi Properti Online dengan Baik

Asuransi dalam sebuah investasi properti online sangat penting adanya, bertayalah dahulu pada pihak perusahaan apakah mereka menyediakan layanan tersebut. Setelah yakin, Anda bisa memberikan dana sebagai investasi online jangka panjang.

Fungsi dari adanya asuransi itu yakni, untuk menanggulangi adanya kerugian jika terdapat permasalahan yang dapat meluluhlantakkan bisnis properti terkait. Sebagai investor, Anda pasti tidak mau merugi bukan?

11. Kontrol Proses Investasi Secara Rutin

Dengan menjalankan investasi online, berarti diwajibkan menggunakan bantuan teknologi berupa jaringan internet pada pelaksanaannya. Sehingga, akan memudahkan para investor untuk melakukan pemantauan kapanpun dan dimanapun mereka berada secara efisien.

Di sisi lain, Anda selaku investor bisa mengontrol hal tersebut melalui website atau aplikasi (jika tersedia) secara rutin tentang beberapa hal. Seperti perubahan harga properti, keuntungan yang telah didapat dan pasang surut pelanggan.

12. Buat Cakupan Investasi Menjadi Lebih Luas

Dengan memperluas cakupan, berarti Anda dapat berinvestasi dengan siapapun dan daerah manapun bahkan sampai ke luar negeri dengan perusahaan terkenal berskala internasional. Sehingga, keuntungan juga akan meningkat pesat.

Perlu diperhatikan juga, saat Anda memperluas cakupan ke luar negeri salah satu kendalanya yaitu komunikasi. Ini bisa diatasi dengan jasa penerjemah bahasa asing, namun untuk menggunakannya harus mengeluarkan beberapa biaya dengan nominal tertentu.

13. Buatlah Transaksi Semudah Mungkin

Proses transaksi dalam investasi online harus dibuat lebih mudah dibandingkan menggunakan cara konvensional seperti biasanya. Namun, aktivitas tersebut hanya cukup dilakukan menggunakan ponsel dengan langkah cepat.

Jika Anda belum mengetahui transaksi dana secara online, pilihlah beberapa tutor berpengalaman agar mendapatkan solusi terbaik. Jangan sampai di tengan jalan proses pengiriman terjadi kebingungan yang menyebabkan kegagalan transaksi..

14. Mulailah Investasi Menggunakan Modal Sedikit Dahulu

Siapa bilang investasi harus menggunakan modal puluhan juta rupiah? Anggapan tersebut tidaklah berlaku dengan menggunakan sistem online, dengan uang sedikit saja Anda sudah bisa berinvestasi pada salah satu perusahaan rekanan.

Perlu diketahui juga, investasi online ini memiliki batas dana minimal yang harus dikeluarkan, tetapi jumlahnya tidak sebanyak jenis konvensional. Sehingga, tidak heran jika semua orang dari berbagai kalangan mampu menjadi investor.

Dengan mengetahui beberapa poin penting terkait investasi properti online, Anda akan lebih bijak dalam menentukan pilihan. Setelah memahaminya, bisa membuka pengetahuan agar lebih cerdas serta memiliki kesadaran tinggi saat melakukan bisnis dalam jangka panjang.

Galeri untuk Investasi Properti Online; Pengertian, Cara dan Tips

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *